dengan alasan tdk ada tuntunannya dr rasul, peruqyah menuduh Tenaga dalam adalah syirik dan bid'ah...tentu saja pendapat itu sangatlah tak berdasar, terlalu dipaksakan dan terkesan adanya unsur kebencian yg teramat sangat hingga nm rasul pun di bawa2...krn klo kita jujur unk berkaca diri dan melihat kenyataan yg ada dan berkembang skrg..banyak aspek2 kehidupan yg sdh menjd bagian dr hidup dan tdk dpt terpisahkan dlm hidup kita sementara itu smua sama sekali tdk ada tuntunanya dari rasul...Contohnya :
1. Belajar membaca dan belajar menulis hingga menjadikan kita tdk buta hurup & bisa menulis...
2. Mempelajari Nuklir, Bakteri, Kimia, Logam, Mesiu unk dijadikan senjata saat peperangan...dan masih BUANYAKKKKK LAGIE....~!!!
disinilah di butuhkan kejujuran akan hati nurani yg berbicara, ketika lidah yg tak bertulang dengan gampangnya menuduh sesuatu yg syirik dan bid'ah, sementara tubuh dan hati telah dipenuhi oleh hal2 yg berbau syirik menurut pemikiran dan pandangan sendiri..."Menepuk Air Di DUlang, Terciprat Wajah Sendiri"